Rabu, 28 September 2011

DAFTAR HARGA MOBIL SUZUKI

Harga tertera di bawah adalah Harga NIK 2011 dengan BBN 2011 Progresif 1 (Mobil Pertama)

Harga per 1 September 2011

Catatan :
- Untuk BBN wilayah Jawa Barat (Bogor, Cianjur, Sukabumi, dan Karawang) ada penambahan harga untuk type :
   1. Pick Up Mega Carry,  Pick Up 1500, dan Minibus Futura sebesar Rp. 1.000.000,-
   2. Estilo dan Splash sebesar Rp. 2.000.000,-
- Harga diatas tidak mengikat, sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
- Untuk PU sudah termasuk biaya keur untuk daerah Jakarta.

Informasi Pemesanan Hubungi Mohamad Abduh : 02199681759 dan 02134325558

TYPE PRICE
Carry Pick Up 1.5 88.500.000,-
Real Van DX 104.000.000,-
Real Van GX 112.000.000,-
Mega Carry 90.000.000,-


Karimun Estilo 130.500.000,-
Splash GL 146.000.000,-


APV Mega Carry 86.000.000,-
APV Blind Van Low 95.000.000,-
APV Blind Van High 101.000.000,-
APV GE (Face to Face) 132.000.000,-
APV GE - PS 135.000.000,-
APV GL Arena 145.000.000,-
APV GX Arena 157.000.000,-
APV GX AT Arena 168.000.000,-
APV SGX Arena 162.000.000,-
APV SGX AT Arena 173.000.000,-
APV Luxury MT R15 171.500.000,-
APV Luxury AT R15 182.500.000,-
APV Luxury MT R17 175.500.000,-
APV Luxury AT R17 186.500.000,-


Swift ST MT 173.500.000,-
Swift ST AT 184.500.000,-
Swift GT3 MT 187.500.000,-
Swift GT3 AT 198.500.000,-


SX 4 Cross Over MC MT 202.500.000,-
SX 4 Cross Over MC AT 213.500.000,-


Grand Vitara 2.0 MT 295.000.000,-
Grand Vitara 2.0 AT 306.000.000,-
Grand Vitara 2.4 MT 317.500.000,-
Grand Vitara 2.4 AT 328.500.000,-
























SUZUKI GRAND VITARA 2.4


GRAND VITARA 2.4: ‘Discover More’
Grand Vitara, kendaraan Suzuki berbasis SUV (Sport Utility Vehicle) kini diluncurkan dalam 2 (dua) varian mesin, yaitu 2.0 L dan 2.4 L. Mobil ini merupakan line up product teratas/ tertinggi yang dipasarkan oleh Suzuki Indonesia, yang ditujukan bagi para eksekutif penyuka adventure dan tantangan.


Grand Vitara 2.4 hadir dengan mesin yang lebih bertenaga dan ditingkatkan kemampuannya. Dipadu dengan konstruksi bodi yang kokoh dan suspensi yang tangguh mampu melibas segala rintangan baik meluncur di jalan mulus maupun rusak sekalipun.

Mobil yang dipasarkan dalam transmisi Manual dan Automatic ini dilengkapi dengan fitur- fitur eksterior, interior, performa yang menarik dan modern lainnya.

PRENAWARAN & PROMOSI SUZUKI





















SUZUKI KARIMUN ESTILLO

Karimun Estilo: 'Drive Faster, Drive Smarter'
Karimun Estilo, produk mobil berjenis City Car ini diciptakan bagi orang-orang yang berjiwa muda dan aktif. Desain yang stylish, compact, dan sporty, serta ditunjang oleh kelincahan performanya, memberikan kemudahan pengendara yang memiliki mobilitas tinggi.

Karimun Estilo merupakan pionir city car yang dipasarkan oleh Suzuki Indonesia. Mobil ini merupakan produk yang berkualitas dengan segala fungsi dan nilai ekonomisnya. Seperti fitur - fitur yang melengkapi produk ini yang tak dimiliki oleh produk lain sekelasnya, antara lain; headlamp dengan teknologi leveling adjuster, teknologi electric mirror, sistem audio yang modern dan lengkap.



TEKNOLOGI SUZUKI

Genius Cooling System
Sistim pendinginan yang merupakan penyempurnaan Climate control, dengan menerapkan sensor di beberapa tempat sehingga suhu ruangan merata. Dengan sistim ini aliran udara dingin secara otomatis diarahkan ke tempat-tempat tertentu hingga tercapai suhu yang diinginkan secara merata.




Genius Key
Sistim ini mempunyai dua bagian terpisah, bagian pertama adalah unit control yang terpasang di mobil dan bagian kedua berupa remote control.

Untuk membuka kunci mobil dapat dioperasikan dengan dua cara :
Manual

Seperti halnya mengoperasikan remote control dengan menekan tombol “buka”. Atau mencabut anak kunci yang tersimpan dalam remote control serta memakainya sebagaimana biasa.


Otomatis

Jika remote control dibawa mendekati mobil hingga berjarak kurang lebih 80cm, maka unit control yang terpasang di mobil akan mendeteksinya serta membuka kunci pintu mobil, sekaligus mematikan sistim alarm dan mengaktifkan semua fungsi mobil. Dengan cara ini, untuk membuka mobil tidak lagi diperlukan anak kunci. Bahkan remote controlpun tidak perlu dikeluarkan dari saku. Untuk menghidupkan mesin tidak diperlukan anak kunci, cukup dengan memutar tombol yang terletak pada batang stir sebelah kanan.




Metal Timing Chain
Metal timing chain adalah perangkat yang menghubungkan cam shaft dan crank shaft dengan menggunakan rantai.

Keunggulan metal timing chain dari timing belt yang menggunakan bahan karet adalah :
Dengan tingkat teknologi metalurgi yang tinggi, dapat dibuat rantai yang tahan panas, gesekan dan tidak mengalami perubahan ukuran.
Dikombinasikan dengan rubber shield tingkat kebisingan bisa ditekan.
Ketegangannya dijaga dengan menerapkan "self ajusted" menggunakan tekanan oli (oil pressure)






Liquid Filled Engine Mounting
Jika sebelumnya dudukan mesin (engine mounting) dibuat dari karet pejal, maka kini diganti dengan liquid filled engine mounting yang awalnya hanya diterapkan pada mobil-mobil mewah kelas atas.

Dengan diterapkannya dudukan mesin type ini, getaran mesin dapat diserap secara maksimal sehingga tidak diteruskan ke ruang penumpang.




Crumple Zone
Selain bumper, untuk menjaga keamanan penumpang pada saat terjadi benturan keras, dibagian depan dan belakang mobil terdapat bagian sasis yang berfungsi menyerap benturan semaksimal mungkin agar benturan tidak diteruskan ke ruang penumpang.




Air Bag
Air bag merupakan perangkat supporting dalam seluruh system pengamanan. Berupa bantalan udara yang akan mengembang pada saat terjadi benturan yang cukup keras sehingga penumpang di bagian depan mobil tidak terbentur benda keras di depannya seperti dash board atau stir mobil.




Side Impact Beam
Side impact beam adalah kerangka baja yang dipasang pada pintu untuk menjaga agar pintu samping masih dapat dibuka pada saat terjadi benturan, sehingga memudahkan evakuasi dan tindakan penyelamatan. 




Antilock Braking System
Merupakan mekanisme pengereman yang diatur secara elektronis, sehingga pada saat pengereman mendadak ban tidak akan terkunci untuk menghindari terjadinya slip sehingga mobil masih dapat dikontrol arahnya.



Electronic Brake Force Distribution
Mekanisme pendistribusian daya pengereman pada keempat roda yang diatur secara elektronis, dengan tujuan untuk mendapat efektifitas pengereman secara maksimal dengan memperhitungkan beban, kecepatan, dan kondisi cengkeraman roda pada saat pengereman terjadi.




V6 Engine
Mesin dengan konfigurasi huruf V sehingga dapat menghemat ruang, mengurangi getaran serta menambah daya mesin.




Electronic Fuel Injection
Pendistribusian Bahan bakar minyak langsung ke masing-masing silinder sehingga mendapat efisiensi maksimal.




Variable Valve Timing
Perangkat pengatur bukaan katup masuk sehingga dapat bervariasi dalam menghasilkan torsi maksimum pada RPM rendah, sehingga torsi nyaris sama disetiap tingkat RPM




Cathodic Electro Deposition
Sistim pencelupan anti karat dengan menggunakan aliran listrik, sehingga zat anti karat akan menempel di seluruh permukaan mobil




Climate Control Air Conditioning
Suatu perangkat yang berfungsi menjaga stabilitas suhu ruangan, bekerja berdasar sensor yang menjadi input data terhadap kerja Air Conditioning mobil




Sejarah Perkembangan Suzuki Group

1970

Untuk menunjukann eksistensi brand Suzuki di Indonesia, maka dibawah bendera PT.INDOHERO STEEL & ENGINERING Co Memperkenalkan produk Roda 2 Type A 100 & FR 70.






1976

Di bawah kepemimpinan Soebronto Laras, Group Suzuki memulai produksi kendaraan roda 4 pertamanya Pick Up ST 10 dan mobil penumpang Suzuki Fronte.






1977

Sejalan dengan program lokalisasi pemerintah, Suzuki mengembangkan kendaraan untuk keperluan komersial yaitu Super Carrti ST 20.






1979

Produksi dari kendaraan serba guna Suzuki Jimny LJ 80, dan beberapa tipe sepeda motor antara lain GP 100, GP 125 dan TS 100.






1981

Suzuki LJ 80 dikembangkan menjadi SJ 410 dengan pemanfaatan mesin 4 silender 1000 cc yang kemudian hari menjadi mesin standar untuk kendaraan bermotor roda 4 Suzuki di Indonesia.






1983

Kendaraan komersial Suzuki ST 100 diluncurkan menggantikan ST 20. Pada waktu yang bersamaan, setiap mesin dari kendaraan roda 4 telah melalui proses standarisasi.






1986

Suzuki mendapatkan penghargaan “Market Leader Award” untuk kategori kendaraan roda 4.






1990

Kendaraan seperti Suzuki Forsa Amenity mulai diperkenalkan untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat untuk kelas sedan 1300 cc.






1991

Peluncuran sepeda motor Suzuki RGR 150, Suzuki Crystal dan Suzuki TRS X-2 di Indonesia. Pada waktu yang sama juga juga diperkenalkan kendaraan roda 4 Suzuki Carry 1.3 dan Suzuki Esteem.






1993

Kendaraan Suzuki Vitara 1.6 kendaraan serba guna dengan kenyamanan penumpang dan kapasitas menjelajah penggerak 4 roda (4WD) mulai diperkenalkan ke pasaran.






1994

Kesuksesan Vitara diteruskan dengan memperkenalkan Escudo generasi penerus Vitara dengan penggerak 2 roda.

PT. Indomobil Suzuki International memulai bisnis outboard motor, untuk memasarkan outboard motor merek Suzuki di wilayah Indonesia. Untuk itu dibuat divisi baru yang khusus menangani outboard (sales, service dan spare part) yaitu OUTBOARD DIVISION.

Pemasaran khusus untuk mesin type 2 takt, yaitu type DT 2, DT 2.2, DT 4, DT 8, DT 9.9, DT 15 DT 25, DT 40, DT 60, DT 70, DT 85, DT 115, DT 140 dan DT 200.






1995

Pada tahun ini Suzuki Sidekick mulai dipekenalkan dengan harga lebih murah daripada Suzuki Escudo, pada tahun yang sama juga diluncurkan Sepeda Motor Suzuki FD 100 C.






1996

Di kelas sedan, Suzuki Esteem 1.6 yang telah berkiprah selama 2 tahun juga mendapatkan perhatian yaitu dengan diluncurkannya Suzuki Baleno 1.6






1998

Penghentian pemasaran DT 2.






1999

Untuk meningkatkan kepercayaan International, Suzuki mendapatkan sertifikat ISO, dan meluncurkan tipe baru 1.000 cc Suzuki Karimun, kendaraan city car yang efisien. Suzuki Karimun juga mendapatkan penghargaan sebagai kendaraan terfavorite di Jepang.






2000

Untuk mencapai efisiensi yang tinggi, sejalan dengan kebijakan pemerintah mengenai pajak, maka Suzuki Baleno dan Futura menurunkan kapasitasnya menjadi 1.500 cc dan Baleno Automatic. Pada tahun yang sama Suzuki meluncurkan Shogun dengan mesin 4 tak.
Penghentian pemasaran DT 4, DT 9.9, DT 60 dan DT 85. Mulai memasarkan mesin type 4 takt, yang pertama adalah type DF 15L.






2001

Suzuki memperkenalkan generasi penerus Escudo 2.0 dengan kapasitas mesin lebih besar (2.000 cc) dan model lebih sporty.






2002

Dengan munculnya trend baru kendaraan baru MPV, Suzuki mengeluarkan produk handalnya yaitu Suzuki Aerio yang mendapat sambutan hangat di masyarakat. Di samping itu Suzuki juga mengeluarkan motor SMASH yang sangat efisien dan irit.
Memasarkan mesin 4 takt, type DF 70, DF 115 dan DF 140.






2003

Sesuai dengan kondisi pasar yang semakin kondusif, Suzuki meluncurkan produk berteknologi tinggi yaitu Grand Escudo XL-7 ( Extra Large 7 Seater). Sedangkan untuk memenuhi permintaan pasar akan kendaraan SUV kelas menengah dengan harga terjangkau diluncurkan Escudo 1.6. Pada tahun yang sama dilakukan peremajaan pada Suzuki Baleno dengan diluncurkan SX4 Sedan. Sementara itu Suzuki Carry yang legendaris itu digarap dengan produksinya yaitu Minibus Personal Van.
Memasarkan mesin 4 takt, type DF 30, DF 50, dan DF 250.
Penghentian produksi mesin 2 takt seluruh type, kecuali type DT 2.2, DT 15 dan DT 40.






2004

Suzuki mendapatkan penghargaan menjadi “ Mother Plan Automotive” di kawasan Asia Tenggara dengan memproduksi kendaraan type MPV yang berkelas International, dengan nama APV (Asean Project Vehicle) 1.500 cc. Selain memenuhi permintaan domestik, APV juga di eksport ke beberapa negara lain. Pada tahun yang sama Suzuki meluncurkan kendaraan roda dua 4 tak 125 cc yang handal
Di kelasnya yaitu SHOGUN 125 dan Suzuki SMASH SR 110 yang gesit dan irit. Dan di penghujung tahun yang sama juga diluncurkan sepeda motor bertype Hyperunderbone berteknologi tinggi yaitu SATRIA FU 150.
Mulai memasarkan type DF 200 dan DF 6.
Masih memasarkan type 2 takt hanya untuk type : DT2.2, DT 15 dan DT 40.






2005

Permintaan pasar untuk kendaraan APV semakin meningkat, maka diluncurkan APV Automatik yang memudahkan dalam berkendara. Pada tahun yang sama, SHOGUN meluncurkan generasi penerus dengan design yang lebih sporty dan berjiwa muda dengan kopling manual yaitu Suzuki SHOGUN 125 SP (Sport Production).
Mulai memasarkan mesin 4 takt, type DF 225 dan DF 175.
Penghentian produksi mesin 2 takt untuk type DT 2.2.






2006

Mulai memasarkan type DF 6.
Masih memasarkan type 2 takt hanya untuk type : DT 15 dan DT 40.
Mobil berjenis SUV diluncurkan untuk pertama kalinya yaitu Grand Vitara 2.0.












2007

Dengan tingginya permintaan pasar terhadap mobil Swift maka Suzuki memproduksi dan meluncurkan mobil Swift versi CKD. Sama halnya dengan kendaraan roda 4 berjenis MPV, APV Arena yang merupakan minor change dari APV, diluncurkan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pasar yang tinggi. Kendaraan berjenis city car pun turut diluncurkan di tahun ini yakni Karimun Estilo. Kemudian, mobil SX4 sebagai pioneer kendaraan berplatform Cross Over di dunia ini diluncurkan untuk menambah line up produk Suzuki.






2008

Guna memenuhi permintaan yang melonjak terhadap kendaraan berjenis Cross Over maka Suzuki memproduksi SX4 versi CKD dan SX4 model notch back, SX4 Sedan/ Neo Baleno untuk melengkapi model SX4.






2009

Suzuki meluncurkan produk kendaraan roda 4 yang berjenis MPV yaitu APV SGX Luxury. Produk ini merupakan minor change dari produk APV sebelumnya yang sudah ada di market, APV dan APV Arena. Bukan hanya itu saja, produk mobil berjenis SUV, Grand Vitara 2.4 ini merupakan minor change dari Grand Vitara 2.0 dan jenis city car yaitu New Karimun Estilo (sebelumnya adalah Karimun Estilo).






2010

Suzuki meluncurkan Splash, yang merupakan produk mobil Suzuki berjenis Mini MPV yang pertama dipasarkan di Indonesia. Selain itu, Suzuki juga meluncurkan produk-produk faceliftnya, yaitu Suzuki SX4 Cross Over terbaru, 'New SX4' dan Swift GT3, yang merupakan varian terbaru dari Suzuki Swift.






2011

Suzuki meluncurkan produk kendaraan komersil terbaru di Indonesia, Mega Carry.